Header Ads

Header ADS

Komunitas Literasi Beselang Kembali Peluncuran Buku Dengan Judul "Anggrek Pengantin Jati"

Komunitas Literasi Beselang Kembali Peluncuran Buku Dengan Judul "Anggrek Pengantin Jati"



Muratara- Media Indo News.Com-Komunitas Literasi Beselang kembali menunjukkan eksistensinya dalam menghidupkan ruang-ruang literasi di daerah melalui kegiatan bincang bahasa dan sastra. Kali ini, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan peluncuran serta diskusi buku berjudul “Anggrek Pengantin Jati: Cerpen Balada Aida” karya Tampu Bolon Suvardi.


Acara ini digelar pada 13 Mei 2024 di Bleck Cafe Muara Rupit Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari pegiat literasi, mahasiswa, hingga pemerhati budaya yang memiliki perhatian terhadap perkembangan sastra lokal.


Suasana diskusi berlangsung hangat sejak awal kegiatan dimulai. Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya acara yang tidak hanya menghadirkan peluncuran buku, tetapi juga ruang dialog terbuka mengenai karya sastra daerah.


Dalam forum tersebut, budayawan lokalitas LIMATARA, Feri Irawan, hadir sebagai pembedah buku. Ia memberikan ulasan mendalam terkait isi dan kekuatan karya yang ditulis oleh Tampu Bolon Suvardi.


Feri Irawan menyoroti kekuatan naratif dalam kumpulan cerpen tersebut yang dinilai mampu menghidupkan suasana lokal dengan detail yang kuat. Ia juga menekankan bahwa karya ini memiliki karakter khas yang membedakannya dari karya sastra lain.


Selain itu, unsur lokalitas menjadi salah satu kekuatan utama dalam buku ini. Cerita-cerita yang dihadirkan dinilai mampu merepresentasikan kehidupan masyarakat dengan nuansa budaya yang kental.


Tidak hanya itu, Feri juga mengapresiasi pesan sosial yang terkandung dalam setiap cerpen. Menurutnya, karya tersebut tidak sekadar menghadirkan cerita, tetapi juga menyampaikan refleksi terhadap realitas sosial yang terjadi di masyarakat.


Diskusi pun berlangsung dinamis dengan berbagai tanggapan dari peserta. Sejumlah mahasiswa dan pegiat literasi aktif mengajukan pertanyaan serta memberikan pandangan mereka terhadap isi buku.


Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya interaksi yang terjadi selama sesi diskusi. Hal ini menunjukkan bahwa minat terhadap sastra lokal masih cukup tinggi di kalangan masyarakat.


Sementara itu, penulis buku, Tampu Bolon Suvardi, turut menyampaikan latar belakang penulisan karyanya. Ia menjelaskan bahwa “Anggrek Pengantin Jati” merupakan refleksi dari pengalaman sosial dan budaya yang ia temui dalam kehidupan sehari-hari.


Menurutnya, cerita-cerita dalam buku tersebut sengaja dikemas dengan pendekatan yang dekat dengan realitas masyarakat. Hal ini bertujuan agar pembaca dapat lebih mudah memahami dan merasakan pesan yang disampaikan.


Melalui kegiatan ini, Komunitas Literasi Beselang kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat tradisi literasi di daerah. Mereka terus berupaya menghadirkan ruang apresiasi bagi karya-karya sastra lokal.


Ke depan, komunitas ini berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan. Dengan demikian, perkembangan sastra daerah, khususnya di wilayah Muratara dan sekitarnya, dapat semakin berkembang dan dikenal luas oleh masyarakat.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.